- Kenyamanan
- Efisien
- Berevolusi
- Generasi ke-0 (1940)
- Generasi ke-1 (1950)
- Generasi ke-2 (1960)
- Generasi ke-3 (1970)
- Generasi ke-4 (1970- - Sekarang)
Sistem operasi harus memiliki kemampuan untuk bertindak sebagai:
1. Coordinator
Menyediakan fasilitas supaya intruksi yang kompleks dapat dikerjakan dengan tingkat tertentu.
2. Guardian
- Antar muka pengguna
- Manajemen memori
- Manajemen file
- Manajemen proses
- Manajemen I/O
- Fungsi ini pengguna dapat berinteraksi dengan sistem operasi, perangkat keras maupun perangkat lunak yang lain.
- Menerjemahkan perintah-perintah yang masuk kedalam bahasa yang dimengerti oleh komputer
- Menjadi tempat bagi pengguna untuk menuliskan atau menyampaikan perintah tersebut
- Memori utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan instruksi/data yang akses datanya digunakan oleh CPU dan perangkat I/O
- Sistem operasi bertanggung-jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manejemen memori seperti:
- Menjaga track memori yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakannya
- Memilih program yang akan di-load ke memori
- File(berkas) adalah sekumpulan informasi yang berhubungan, sesuai dengan tujuan pembuatan berkas tersebut.
- Sistem operasi bertanggung jawab dalam aktivitas yang berhubungan dengan manajemen file:
- Pembuatan dan penghapusan file
- Pembuatan dan penghapusan direktori
- Mendukung manipulasi berkas dan direktori
- Memetakan berkas ke Secondary-storage.
- Memback-up berkas ke media penyimpanan yang tidak permanen (non-voliatile)
- Proses adalah sebuah program yang sedang dieksekusi.
- Alokasi sumberdaya tersebuat dikelola oleh sistem operasi.
- Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas yang berkaitan dengan manajemen proses seperti:
- Membuat dan menghapus proses pengguna dan sistem proses
- Menunda atau melanjutkan proses
- Menyediakan mekanisme untuk sinkronisasi proses
- Menyediakan mekanisme untuk komunikasi proses
- Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock
- Sistem ini juga sering disebut device menager.
- Menyediakan device driver yang umum sehingga operasi masukan/keluaran dapat seragam (membuka, membaca, menulis, & menutup). Comtoh: Pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada perangkat keras, CD-ROM dan Floppy Disk.
- Komponen sistem operasi untuk sistem masukan/kelurana:
- Penyangga: Menampung sementara data dari/ke perangkat masukan atau keluaran
- Spooling : Melakukan penjadwalan pemakaian masukan/keluaran sistem supaya lebih efisien
- Menyediakan Driver : Untuk dapat melakukan operasi rinci untuk perangkat keras masukan/keluaran tertentu.
- Berdasarkan jumlah user:
- Single user (dos, win 3x)
- Multi user (Linux, Win NT)
- Berdasarkan Jumlah Instruksi:
- Mono-tasking
- Multi-Tasking
- Berdasarkan interface:
- GUI (Graphical User Interface)
- CLI (Command Line Interface)














